Cara Mengaktifkan SPF dan DKIM Webuzo Tanpa SSH

  • 0
Mengaktifkan SPF dan DKIM Webuzo

Cara Mengaktifkan SPF dan DKIM Webuzo Tanpa SSH

Category : Mail server

Mengaktifkan SPF dan DKIM Webuzo

Cara Mengaktifkan SPF dan DKIM Webuzo Tanpa SSH – Salah satu keunggulan dari Webuzo adalah kemudahan dalam penggunaannya termasuk untuk mengaktifkan fitur SPF dan DKIM yang sangat penting untuk konfigurasi email agar tidak masuk ke kotak spam. Aktivasi SPF dan DKIM serta DMARC di Webuzo sangat mudah semudah Anda melakukannya pada cPanel. Bahkan hingga artikel ini dirilis, aktivasi DMARC di cPanel masih belum dapat dilakukan.

Pastikan untuk mengecek pembahasan kami tentang webuzo di SINI. Kami membahas tentang webuzo dimulai dari pengertian hingga tata cara penggunaannya secara jelas dan step by step.

Pengertian SPF dan DKIM

Sender Policy Framework atau SPF adalah salah satu cara validasi email yang memungkin bagi penerima email (email tujuan) untuk melakukan validasi apakah email yang dikirimkan tersebut berasal dari server yang telah diotorisasi oleh domain yang mengirimkan email tersebut atau tidak.

Sedangkan DomainKeys Identified Mail atau DKIM adalah cara validasi email yang dikirimkan dengan memastikan header dan isi email tersebut tidak diubah atau dimodifikasi ditengah jalan. DKIM melakukan validasi dengan mengirimkan digital signature pada email yang dikirimkan yang nantinya dapat divalidasi oleh penerima email tersebut dengan melakukan pengecekan di public DNS.

Untuk memudahkan dalam penjelasannya maka SPF diibaratkan dengan validasi amplop email saja tanpa melakukan validasi dari header dan isi email tersebut sehingga jika alamat dan server pengirim email valid, maka email akan diterima. Sedangkan DKIM melakukan validasi email dengan cara memvalidasi amplop email (domain dan server pengirim) dan juga header serta konten atau isi email tersebut.

Mengapa SPF dan DKIM Dibutuhkan?

Tujuan utama mengapa perlu mengaktifkan SPF dan DKIM pada domain Anda adalah agar semua email yang Anda kirimkan dapat di-validasi oleh penerimanya sehingga penerima tersebut tidak mem-filter email Anda sebagai SPAM atau JUNK karena penerima email Anda dapat mem-validasi sumber server yang mengirimkan email tersebut dan telah diotorisasi oleh domain Anda.

Cara Mengaktifkan SPF dan DKIM Webuzo

SPF, DKIM serta DMARC dapat diaktifkan dengan mudah pada webuzo ketika Anda melakukan Addon Domain. Silakan pilih menu Addon Domain di Panel Webuzo dan kemudian pastikan Mail Validation records tercentang. Secara default, fitur tersebut sudah ter-centang pada Webuzo.

Addon Domain Webuzo

Cara Akrifkan DKIM dan SPF Webuzo

Dengan begitu, maka fitur SPF, DKIM dan DMARC secara otomatis aktif pada domain yang Anda lakukan Addon.

Untuk domain utama pada webuzo, maka SPF, DKIM dan DMARC dapat diaktifkan dengan menggunakan tips berikut yaitu mengubah nama domain utama Anda. Silakan akses Control Panel Webuzo >> Webuzo Config:

Ubah domain utama webuzo

Setelah itu, silakan kembali ke menu Manage Domain webuzo Anda dan kemudian hapuslah nama domain utama Anda tadi dan tambahkan kembali domain utama tadi sebagai addon. Domain utama yang kita ubah tadi akan berubah statusnya menjadi Primary dan domain utama kita menjadi Parked sehingga dapat dihapus.

Hapus Domain Utama

Selanjutnya, lakukan Addon kembali dan pastikan SPF, DKIM dan DMARC tercentang.

addon ulang domain utam

Selesai, dengan begitu maka SPF, DKIM dan DMARC telah aktif pada domain utama tersebut. Untuk memastikannya, silakan akses menu DNS Zone Settings. Dari menu tersebut maka akan terlihat konfigurasi SPF, DKIM dan DMARC telah ditambahkan.

DNS Zone Settings

Jika telah berhasil, maka Anda akan melihat record SPF, DKIM dan DMARC telah ditambahkan di DNS Zone Settngs Anda:

Validasi SPF dan DKIM di DNS Settings

Mudah bukan? Kami harap panduan Cara Mengaktifkan SPF dan DKIM Webuzo Tanpa SSH akan bermanfaat dan membantu. Silakan share pengalaman Anda dalam mengaktifkan DKIM, SPF serta menggunakan webuzo di VPS Anda atau bertanya melalui form komentar yang telah disediakan. Kami akan membantu sebaik mungkin.

 


  • 1

Tutorial Cara Menggunakan Webuzo

Tutorial Cara Menggunakan Webuzo – Webuzo adalah single user kontrol panel untuk VPS yang sangat mudah digunakan yang memiliki banyak kelebihan sehingga sangat direkomendasikan untuk digunakan. Perbedaan mendasar antara Webuzo dan cPanel adalah jumlah user. Pada cPanel, Anda dapat membuat banyak user dan reseller dan masing-masing user tersebut memiliki cPanel.

Hal tersebut tidak dapat dilakukan di Webuzo karena Webuzo adalah single user kontrol panel dan hal inilah yang menjadi kelebihan termasuk kekurangan Webuzo dibandingkan cPanel. Dianggap sebagai kelebihan karena akan semakin ringan dan cepat sedangkan dianggap kekurangan karena hanya dapat digunakan untuk satu user.

Dengan menggunakan webuzo maka Anda dapat dengan mudah mengelola VPS layakanya seperti pada cPanel.

Pembahasan tentang Cara Install Webuzo, kelebihan dan kekurangan Webuzo dapat dilihat pada bahasan kami di Cara Install Webuzo. Secara default, webuzo akan menginstal Database MySQL, Php 5.5, Exim (sebagai mail server), FTP dan beberapa service penting lainnya. Namun, beberapa fungsi lain seperti web server (Apakah Apache atau Nginx) harus di install sendiri.

Pada konten ini kami akan membahas secara khusus cara menggunakan Webuzo serta fitur-fiturnya satu persatu. Siapkan segelah kopi dan pastikan untuk menyimaknya dengan baik 🙂

Cara Install Apache atau Nginx Webuzo

Apache dan Nginx adalah web server yang paling banyak digunakan saat ini. Webuzo menyediakan versi Apache dan Nginx serta web server lainnya yang telah di sesuaikan dengan versi Webuzo sehingga siap untuk digunakan tanpa melakukan banyak konfigurasi. Untuk menginstal Apache, maka Anda dapat melakukannya dengan mudah.  Lakukan pencarian dengan kata kunci Apache di Aplikasi yang disediakan webuzo dan klik apache.

install apache

Selanjutnya, Anda cukup klik Install untuk menyelesaikan proses instalasinya.

Install Apache

Anda dapat melakukan instalasi untuk Nginx dengan proses yang sama seperti saat instalasi Apache. Anda juga dapat memilih apakah akan menggunakan Apache atau Nginx sebagai web server melalui menu System Utilities.

Cara Membuat Nameserver Webuzo

Setelah webuzo terinstall pada VPS maka langkah selanjutnya adalah membuat Nameserver. Nameserver nantinya akan berfungsi untuk mengarahkan domain yang di addon atau ditambahkan di Webuzo. Ada banyak cara untuk mengarah domain ke VPS namun cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengupdate nameserver sehingga kita perlu membuat nameserver.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat nameserver pada Webuzo.

Login di Webuzo dan kemudian pilih Settings >> Webuzo Config dan perhatikan pada pengisian nameserver.

Sesuaikan nameserver tersebut dengan detil Anda. Misalnya:

Primary IP: Pastikan telah diisikan dengan IP VPS Anda
Primary Domain: idsysadmin.com
Nameserver 1: ns1.idsysadmin.com
Nameserver 2: ns2.idsysadmin.com

membuat nameserver di webuzo

Selanjutnya, Anda perlu membuat Child Nameserver. Panduan untuk membuat Child Nameserver dapat dicek pada artikel kami sebelumnya pada Membuat Child Nameserver.

note: IP pada Child Nameserver harus sesuai dengan konfigurasi di webuzo Anda.

Setelah konfigurasi nameserver selesai, maka Anda dapat menggunakan nameserver Anda di semua domain yang ingin Anda arahkan ke VPS dengan mengupdate nameserver tersebut.

Cara Addon Domain Webuzo

Jika nameserver berfungsi untuk mengarahkan agar domain yang menggunakan nameserver tersebut mengarah ke server VPS Anda maka fungsi Addon Domain berfungsi agar domain yang diarahkan tersebut memiliki record di server seperti virtual host dan DNS sehingga dapat menampilkan isi atau kontennya. Mudahnya, agar domain dapat diakses dengan baik maka kita perlu mengarahkannya dengan menggunakan nameserver dan memberikan response di sisi server atau VPS. Jadi, selain meng-update nameserver maka kita perlu melakukan Addon Domain.

Melakukan Addon Domain di Webuzo sangatlah mudah, Anda cukup memilih menu Add Domain dan masukkan domain Anda.

cara addon domain webuzo

Kemudian masukkan nama domain Anda.

addon domain idsysadmin

Setelah selesai, klik tombol Add Domain dan selesai. Domain Anda telah berhasil di Addon. Daftar domain Anda akan dapat dilihat di menu Manage Domains.

tips: Untuk menambahkan subdomain sama prosesnya dengan Addon Domain. Cukup ganti nama domain dengan subdomain Anda. Misalnya ingin menambahkan blog.idsysadmin.com maka cukup ganti idsysadmin.com dengan blog.idsysadmin.com

Cara Membuat Database MySQL Webuzo

Untuk membuat database MySQL maka silakan pilih menu Add Database dari panel Webuzo Anda.

Membuat Database MySQL

Selanjutnya, silakan masukkan nama database yang ingin dibuat dan klik create.

membuat database

Selanjutnya, Anda dapat membuat user database pada tab user Add User to Database dan memberikan hak akses atau privilege pada database tersebut.

hak akses database

hak akses remote mysql

Tips: Anda dapat melakukan remote database mysql webuzo dengan memilih menu Select Host saat memberikan hak akses database ke user database sesuai screen shoot di atas.

Cara Membuat Email Webuzo

Membuat Email di Webuzo sangatlah mudah karena Exim (mail server webuzo) telah secara otomatis terinstal secara default. Anda cukup memilih menu Email Account dan kemudian lengkapi form pembuatan akun email.

cara menggunakan webuzo - membuat akun email

Lengkapi form atau field pembuatan akun email

Membuat akun email di webuzo

Selesai. Daftar email yang telah dibuat akan ada dalam kolom Email User.

daftar akun email

Setelah akun email dibuat, maka Anda perlu menginstal dovecot sebagai kurir email Anda. Tanpa dovecot, maka Anda tidak dapat login di akun email yang baru Anda buat.

Untuk menginstal dovecot, silakan search atau cari dengan kata kunci dovecot pada daftar aplikasi webuzo dan kemudian klik install untuk instalasinya.

cari aplikasi dovecot webuzo
Setelah proses instalasi dovecot selesai, maka Anda dapat mencoba untuk login di webmail Anda dan melakukan ujicoba mengirim dan menerima email 🙂 . Secara default, webuzo memberikan squiremail sebagai webmail dan Anda dapat mengaksesnya dengan mengetikkan url IPVPSAnda/squirrel. Misalnya:

http://195.110.59.210:2002/squirrel/

Akses File Manager Webuzo

Salah satu keunggulan webuzo dibandinggkan kontrol panel VPS lain adalah ketersediaan File Manager di Webuzo. Meski tidak sebaik pada cPanel, namun fitur File Manager di webuzo dapat bekerja dengan baik dimana File Manager Webuzo menggunakan aplikasi pihak ketiga dari eXtplorer.

Untuk mengaksesnya, silakan klik menu File Manager pada tab Server Utilities.

Akses File Manager Webuzo

Jika Anda baru pertama kali mengakses menu tersebut maka Anda akan diminta memasukkan user dan password. Anda dapat memasukkan user dan password yang Anda gunakan untuk login webuzo (bukan user root). Jika lupa, Anda dapat meresetnya dari menu Change Password >> Set new Password for FIle Manager.

Change Password Webuzo

Change Password FTP

note: user dan password File Manager ini sama dengan user dan password FTP sehingga jika Anda mengubahnya, maka password FTP Anda akan ikut berubah.

Akses FTP Webuzo

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa user dan password FTP Webuzo adalah sama dengan user dan password file manager (dan jika belum diubah, ini akan sama dengan user dan password login webuzo) maka Anda dapat menggunakan username dan password File manager untuk loginnya. Sedangkan untuk host atau mesin atau url servernya, silakan gunakan IP VPS Anda.

Untuk mengakses FTP sendiri, kami menyarankan agar Anda menggunakan FileZilla. FileZilla dapat di download secara gratis di SINI .

Informasi cara pengisian detil login FTP webuzo pada FileZilla dapat dilihat pada screen shoot berikut:

detil login ftp filezilla webuzo

note: sangat direkomendasikan untuk menggunakan FTP daripada FileManager untuk editing dan upload file di Webuzo.

Jika Anda ingin membuat akun FTP lain untuk team Anda dan FTP tersebut hanya dapat mengakses direktori tertentu, maka Anda dapat membuat akun FTP tambahan pada menu Add FTP Account

Buat akun FTP Webuzo

Selanjutnya, isikan detail FTP baru tersebut termasuk hak akses path atau directory untuk akun FTP tersebut.

detil pembuatan akun ftp

Restart Service Webuzo

Seperti hal cPanel, Webuzo memungkinkan untuk melakukan stop, stat dan restart beberapa service utama di server seperti restart Apache, MySQL, Exim (mail server) dan lain-lain melalui panel Webuzo.

Untuk melakukannya, silakan pilih menu Services dan daftar service pada server akan muncul.

Services webuzo

Daftar service webuzo

Default Apps Webuzo

Pada versi berbayar Webuzo (Anda dapat mengorder Webuzo dengan harga yang sangat terjangkau di Niagahoster), maka Anda dapat menginstal beberapa web server (nginx, apache2 dan lain-lain), versi php (Php 5.4, Php 5.5, Php 5.6 dan Php 7) dan fitur berbayar lainnya dan kemudian memilih mana yang ingin digunakan serta menggantinya di kemudian hari dengan mudah.

Anda dapat melakukan hal ini dengan memilih menu Default Apps:

Default Apps

Dalam kasus ini, kami akan mengganti versi php 5.5 ke php 5.6 yang sebelumnya telah ter-install (cara instalasi aplikasi termasuk php, web server sama dengan proses instalasi Dovecot dan Apache di awal).

ubah versi php

Jika Anda menginstal apache2 dan nginx, maka daftar apache2 dan nginx akan muncul juga di menu Web Server dan Anda dapat mengubahnya juga hanya dengan sekali klik. Fitur ini belum pernah kami temukan sebelumnya di layanan lain termasuk cPanel sendiri 🙂 .

Kesimpulan

Dalam Tutorial Cara Menggunakan Webuzo ini kami sengaja membahas cara penggunaan fitur-fitur dasar webuzo sebagai single kontrol panel VPS untuk sebuah web server. Dari penjelasan tersebut kami berharap agar pembaca tidak takut untuk menggunakan VPS yang selalu direpotkan dengan SSH dan command line 🙂 . Webuzo sangat mudah digunakan untuk orang awam sekalipun.

Silakan memberikan feedback dan komentar atau bertanya jika masih ada yang tidak jelas.


  • 6
nginx proxy

Webuzo: Konfigurasi Nginx sebagai reverse proxy apache part2

Setelah beberapa waktu yang lalu kami telah merilis panduan melakukan konfigurasi nginx sebagai rerverse proxy di Webuzo secara manual, kali ini kami akan memberikan panduan termudah dengan menggunakan fitur terbaru dari Nginx.

Untuk melakukannya, silahkan Anda login di panel webuzo Anda dan ikuti panduan berikut:

Ubah Nginx sebagai default web server – Untuk melakukannya, silahkan pilih menu Advance Settings >> System Utilities >> Nginx

nginx

Selanjutnya, pilih menu Configuration >> Nginx Settings dan isikan kolom  Port for running Apache Service dengan 81 dan beri centang Allow .htaccess. Setelah itu, klik enable.

nginx1
Selesai, simple bukan? semoga bermanfaat.


  • 0

Cara Install Webuzo Gratis VPS CentOS

Cara Install Webuzo Gratis VPS CentOS – Webuzo merupakan kontrol VPS yang sangat user friendly dan mudah digunakan. Webuzo memudahkan penggunanya untuk mengelola VPS layaknya sebuah web server pada layanan shared hosting yang dapat melakukan Addon Domain, Membuat Email, Membuat Database MySQL dengan sangat mudah. Silakan lihat preview atau demo webuzo untuk mengecek fitur-fitur yang ditawarkannya.

Webuzo didirikan oleh Pulkit Gupta sebagai CEO (kami sendiri pernah berkesempatan bertemu dengan beliau dan meminta beberapa fitur seperti Import dari cPanel dan Backup 🙂 ) bersama teamnya di India. Webuzo dijalankan di bawah perusahaan Softaculous yang saat ini telah menjadi layanan Auto Installer terbesar di dunia dan paling banyak digunakan oleh layanan web hosting termasuk di Indonesia. Profil lengkap webuzo dapat di lihat di SINI.

Webuzo sendiri memiliki versi gratis dan berbayar. Untuk versi yang berbayar harganya sangat terjangkau jika dibandingkan dengan lisensi cPanel dengan fitur yang tidak kalah bagus. Pada artikel ini, kami akan membahas tentang Cara Install Webuzo Gratis VPS CentOS secara detil.

Kelebihan Webuzo

Webuzo memiliki fitur yang sangat lengkap dan mudah digunakan. Berikut adalah beberapa fitur unggulan dan kelebihan webuzo sebagai kontrol panel VPS dibandingkan kontrol panel VPS lainnya.

  • Instalasi Mudah – Berdasarkan pengalaman kami, webuzo adalah kontrol panel VPS yang paling mudah instalasinya. Anda cukup menjalankan satu perintah saja untuk menyelesaikan instalasinya :).
  • Apps yang lengkap – Salah satu keunggulan webuzo adalah Apps yang sangat lengkap seperti Apache, PHP, MySQL, PhpMyAdmin dan lain-lain. Dengan Apps ini memungkinkan kita menginstal aplikasi server seperti apache dengan hanya sekali klik tanpa SSH atau konsol sehingga sangat memudahkan untuk pemula. Fitur ini belum pernah kami temukan di Kontrol Panel manapun bahkan di cPanel yang merupakan versi berbayar dan cukup mahal. Silakan cek daftar Apps Webuzo yang ditawarkan.
  • File Manager – Dengan File Manager maka akan memudahkan kita untuk melakukan editing file website kita secara mudah. Meski kami sendiri lebih senang menggunakan FTP, namun File Manager tetap sering menjadi fitur yang sangat penting bagi para pemula.
  • Ringan dan Cepat – Panel Webuzo sangat ringan untuk dijalankan dan menggunakan php-fpm dan nginx sebagai backendnya sehingga hanya membutuhkan resource yang sangat sedikit untuk dijalankan.
  • Import dari cPanel – Hal yang menjadi alasan banyak pengguna shared hosting malas pindah ke VPS adalah memindahkan data. Dengan fitur ini, para pengguna Webuzo dapat melakukan migrasi dengan mudah meski tetap ada beberapa langkah yang harus dilakukan secara manual.

Kekurangan Webuzo

Meski Webuzo terlihat memiliki fitur yang terlihat sempurna, namun setelah melakukan beberapa percobaan kami menemukan beberapa kekurangan Webuzo yang sangat penting atau essensial.

  • Fitur Tidak Berguna – Karena lengkapnya fitur yang diberikan oleh webuzo seperti Apps dan Script Auto Installer softaculous maka tak jarang ini malah mengganggu dan memperberat kinerja panel webuzo sendiri. Hal ini tak jarang menyebabkan webuzo dan beberapa aplikasi lainnya berhenti sendiri pada VPS spesifikasi rendah karena kekurangan memory.
  • Keamanan – Meski tidak atau belum adanya laporan masalah security atau keamanan pada Webuzo, namun kami melihat beberapa celah keamanan yang harus diperbaiki seperti masalah akses PhpMyAdmin yang dapat dilakukan oleh public tanpa adanya proteksi.

Cara Install Webuzo Gratis VPS CentOS

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu kelebihan webuzo adalah instalasinya yang sangat mudah bahkan untuk seorang yang baru saja mengenal linux atau pemula dan menggunakan VPS.

Persyaratan Instalasi Webuzo

Webuzo dapat di-install pada sistem dengan persyaratan berikut:

  • OS atau Operating Sistem 64 bit : CentOS 5.x / 6.x, Red Hat Enterprise Linux 5.x / 6.x, Scientific Linux 5.x / 6.x dan Ubuntu LTS
  • Disk Space Minimal: minimal 5 GB dan sangat disarankan minimal 10GB untuk mendapatkan performa yang lebih baik
  • Memory atau RAM : minimal 512 MB dan disarankan minimal 1 GB untuk mendapatkan performa yang lebih baik
  • Virtualisasi Berikut: VMware, Parallels, VirtualBox, Xen PV atau HVM, Linux-KVM dan OpenVZ

Cara Install Webuzo CentOS 64 Bit

Setelah semua persyaratan untuk instalasi Webuzo terpenuhi, maka langkah selanjutnya adalah proses instalasi. Untuk Install Webuzo pada CentOS 64 Bit maka Anda hanya cukup perlu login di VPS sebagai root dan kemudian menjalankan satu perintah berikut:

wget  http://files.webuzo.com/install.sh && chmod+x install.sh && ./install.sh

atau bisa juga dengan perintah:

wget  http://files.webuzo.com/install.sh && sh install.sh

Selanjutnya, proses instalasi webuzo akan berjalan hingga selesai

 

Cara Install Webuzo - Proses Instalasi Webuzo

Selanjutnya, Anda perlu mengunjungi URL yang diberikutkan webuzo setelah proses instalasi atau bisa langsung ke ipvps Anda dengan tambahan port 2004. Misalnya http://192.168.245.178:2004 . Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman inisiasi setup Webuzo.

Cara Install Webuzo - Inisiasi intall webuzo

 

Penjelasan pengisian form inisiasi setup Webuzo.

  • User Name: Masukkan username yang akan Anda gunakan untuk login webuzo. Username ini tidak dapat diubah dan nantinya akan digunakan juga untuk akses FTP. Login webuzo dapat menggunakan user root dan password dari user root tersebut.
  • Email Address: Masukkan alamat email Anda yang valid. Semua pemberitahuan tentang webuzo akan dikirimkan ke email ini. Email dapat diubah dikemudian hari.
  • Password dan Re-Enter Password: Masukkan password yang ingin Anda gunakan dan nantinya akan digunakan sebagai login webuzo Anda. Anda dapat mengubahnya nanti.
  • Primary Domain: Masukkan nama domain Anda. Umumnya, primary domain nantinya akan digunakan juga sebagai nameserver. Misalnya idsysadmin.com
  • NameServer 1 dan NameServer 2: Nameserver ini nantinya akan berguna untuk mengarahkan domain ke VPS dengan menggunakan nameserver (pointing atau pengarahan domain ke VPS juga dapat menggunakan A record dan CName).

Setelah selesai, silakan klik Install dan kemudian proses instalasi akan berjalan dan jika selesai akan mendapatkan pemberitahuan berikut:

Cara Install Webuzo - Proses instalasi selesai

Selesai. Selamat, Kontrol panel VPS telah berhasil di Install!!! 🙂 .