Category Archives: WHM dan Free Panel

  • 0

Cara Backup dan Restore Database MySQL

Category : WHM dan Free Panel

database-mysql

Cara Backup dan Restore Database MySQL – Database MySQL adalah sistem manajemen database (pusat data) mysql yang paling populer dan banyak digunakan saat ini. Beberapa CMS populer yang ada saat ini seperti WordPress, Joomla, Prestashop dan lain-lain menggunakan Database MySQL sebagai sistem penyimpanan data mereka.

Benar. Sesuai dengan judul, pada artikel ini kami akan membahas tentang Cara Backup dan Restore Database MySQL sehingga kami harapkan dapat membantu Anda dalam mengelola database Anda.

Ada banyak cara untuk melakukan backup dan restore database mysql, namun pada bahasan ini kami hanya akan membahas cara melakukan backup dan restore database mysql yang paling banyak dan mudah dilakukan yaitu melalui Backup dan Restore cPanel, Export dan Import melalui PhpMyAdmin dan Backup dan Restore melalui SSH (command line).

Cara Backup dan Restore Database MySQL cPanel

Jika Anda menggunakan cPanel maka Anda dapat melakukan backup dan restore MySQL dengan mudah dengan menggunakan fitur backup dan restore di cPanel.

Cara Backup Database MySQL cPanel

Untuk melakukan backup database mysql di cPanel maka silakan akses menu “Backup Wizard” di cPanel Anda:

backup-wizard-cpanel

Selanjutnya, silakan pilih menu Backup >> Select Partial Backup >> MySQL Databases

menu-backup

Cara Backup dan Restore Database MySQL

Selanjutnya, Anda akan melihat daftar backup mysql di cPanel Anda. Silakan klik pada mysql Anda tersebut untuk men-downloadnya di PC atau komputer lokal Anda. Dalam contoh ini, kami membackup database idsysadm_admin.

Download Backup MySQL

Cara Restore Database MySQL cPanel

Untuk melakukan restore database maka silakan pilih menu Backup Wizard di cPanel Anda dan kemudian pilih restore:

backup-wizard-cpanel

restore-database

Selanjutnya, Anda akan dibawa ke menu restore cPanel. Anda dapat merestore home directory, mysql dan email melalui menu tersebut. Untuk merestore database mysql saja, maka silakan pilih menu Databases MySQL.

restore-db

Pilih file backup mysql Anda dan kemudian uploadlah melalui menu restore tersebut. File database mysql Anda akan secara otomatis direstore di akun cPanel Anda.

pilih-file-db

Cara Backup dan Restore Database MySQL PhpMyAdmin

Jika Anda tidak menggunakan cPanel atau menggunakan panel lain seperti Webuzo, VestaCP atau lainnya yang tidak memiliki menu Backup dan Restore untuk mysql seperti yang ada pada cPanel maka Anda dapat menggunakan PhpMyAdmin untuk melakukan backup dan restore database mysql Anda.

Cara backup dan restore database menggunakan phpmyadmin ini tentu dapat juga dilakukan pada cPanel. Hal ini karena cPanel memiliki fitur PhpMyAdmin yang dapat diakses secara langsung melalui menu cPanel. Anda juga dapat mengakses PhpMyAdmin tanpa harus Login cPanel dengan mengikuti panduan Cara Akses PhpMyAdmin Tanpa Login cPanel.

Berikut adalah screen shot menu PhpMyAdmin yang ada pada cPanel:

menu-phpmyadmin

Cara Backup Database MySQL PhpMyAdmin

Untuk melakukan backup database mysql melalui phpmyadmin  (cara backup database mysql phpmyadmin) maka sialakan login di PhpMyAdmin Anda. Setelah login phpmyadmin maka Anda akan melihat daftar database mysql Anda.

menu-phpmyadmin

daftar-database

Pilih mysql yang ingin Anda backup dan kemudian pilih menu Export >> Quick – display only the minimal options

export-database

Klik Go untuk memulai proses export. Database Anda akan di export dan di download di PC Anda.

Anda juga dapat memilih opsi Custom – display all possible options. Pastikan untuk memilih semua table yang akan di export. Anda juga dapat memilih apakah backup database Anda tersebut nantinya akan di kompresi atau tidak. Dengan di kompresi maka ukurannya akan semakin kecil dan ringan.

 

custom-export

Setelah itu, klik Go. Proses export akan berjalan dan Anda akan secara ototomatis diminta mendownload backup Anda ke PC atau komputer Anda.

Cara Restore Database MySQL PhpMyAdmin

Setelah proses backup mysql selesai maka langkah selanjutnya adalah merestorenya. Untuk dapat merestore database mysql Anda melalui PhpMyAdmin (cara restore database mysql dengan phpmyadmin) maka Anda harus membuat database mysql terlebih dahulu. Jika Anda menggunakan cPanel, webuzo atau VestaCP maka Anda dapat membuatnya melalui menu database MySQL.

Setelah database mysql Anda buat maka database mysql tersebut akan muncul di dalam daftar database di PhpMyAdmin Anda. Silakan pilih database tersebut dan kemudian pilih menu Import.

import-database

Selanjutnya, pilih file database mysql yang ingin Anda restore dan kemudian pilih Go untuk melanjutkan proses restore. Proses restore akan berjalan dan jika berhasil maka Anda akan mendapatkan pesan database telah berhasil di restore.

Cara Backup dan Restore Database MySQL SSH

Selain melalui backup dan restore cPanel serta PhpMyAdmin, Anda juga dapat melakukan backup dan restore database mysql melalui SSH. Untuk melakukan hal ini, maka sangat disarankan untuk login SSH sebagai root.

Cara Backup MySQL SSH

Backup MySQL melalui SSH juga biasa disebut dengan MySQL Dump. Untuk melakukannya, maka Anda dapat menjalankan perintah berikut:

mysqldump namadatabase > lokasi penyimpanan. Contoh:

mysqldump idsysadm_admin > /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

Untuk webuzo, lokasi mysqldump ada pada:

/usr/local/apps/mysql/bin/mysqldump sehingga perintah yang perlu dijalankan adalah:

/usr/local/apps/mysql/bin/mysqldump idsysadm_admin > /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

atau

/usr/bin/mysqldump idsysadm_admin > /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

atau jika Anda mendapatkan error harus memasukkan password (biasanya terjadi pada webuzo), maka tambahkan ekstensi password untuk memasukkan password root webuzo Anda. Password root webuzo dapat dilihat pada: path /var/webuzo/my.conf. Anda dapat menjalankan perintah berikut untuk melihat passwordnya:

cat /var/webuzo/my.conf

 

Jalankan perintah berikut agar ada promp untuk memasukkan password saat melakukan backup (tambahkan -p artinya akan diperlukan password).

/usr/bin/mysqldump -p idsysadm_admin > /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

Pada panel webuzo:

/usr/local/apps/mysql/bin/mysqldump -p idsysadm_admin > /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

Atau Anda juga dapat memasukkan user yang memiliki akses ke database tersebut saat restore (misalnya root) dengan perintah

/usr/bin/mysqldump -uroot -p idsysadm_admin > /home/idsysadmin/iidsysadm_admin.sql

Pada Webuzo:

/usr/local/apps/mysql/bin/mysqldump -uroot -p idsysadm_admin > /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

Cara Restore MySQL SSH

Anda dapat menggunakan command atau perintah berikut untuk melakukan restore mysql melalui SSH:

mysql idsysadm_admin < /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

Atau jika gunakan perintah berikut jika Anda merestorenya pada Webuzo:

/usr/local/apps/mysql/bin/mysql idsysadm_admin< /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

Seperti pada saat melakukan dump atau backup, Anda juga dapat memasukkan promp meminta password dan user. Untuk meminta password saat restore, silakan gunakan perintah:

/usr/bin/mysql -p idsysadm_admin < /home/idsysadmin/iidsysadm_admin.sql

atau jika menggunakan webuzo:

/usr/local/apps/mysql/bin/mysql idsysadm_admin < /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

Atau jika ingin menambahkan user maka dapat menggunakan perintah:

/usr/bin/mysql -uroot -p idsysadm_admin < /home/idsysadmin/iidsysadm_admin.sql

Pada webuzo:

/usr/local/apps/mysql/bin/mysql -uroot -p idsysadm_admin < /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql

note:

  • /home/idsysadmin/idsysadm_admin.sql adalah lokasi backup database mysql Anda.
  • Jika Anda tidak mendefinisikan user database Anda maka secara default akan menggunakan root atau user login SSH Anda.

Selesai. Kami harap panduan Cara Backup dan Restore Database MySQL ini dapat membantu Anda dalam melakukan backup dan restore mysql. Silakan bertanya melalui kolom komentar atau share pengalaman Anda terkait dengan melakukan backup dan restore database mysql. Kami akan sangat senang membantunya.


  • 2
Akses PhpMyAdmin Tanpa Login cPanel

Cara Akses PhpMyAdmin Tanpa Login cPanel

Tags :

Category : WHM dan Free Panel

Akses PhpMyAdmin Tanpa Login cPanel

Cara Akses PhpMyAdmin Tanpa Login cPanel – Panduan pada artikel ini akan membantu Anda untuk mengakses database di cPanel tanpa harus login terlebih dahulu di akun cPanel Anda. Cara ini akan diperlukan atau berguna jika Anda ingin memberikan akses login database mysql Anda ke tim atau developer Anda, tetapi Anda tidak ingin memberikan akses login cPanel. Normalnya, untuk dapat mengakses database melalui PhpMyAdmin maka diperlukan atau harus login cPanel terlebih dahulu.

Sebagai informasi, URL untuk mengakses PhpMyAdmin di cPanel dapat diakses melalui URL domain Anda seperti pada:

https://domainanda.com:2083/3rdparty/phpMyAdmin/index.php

Namun, ketika Anda mengakses URL tersebut maka Anda akan diminta untuk login cPanel terlebih dahulu.

Cara Akses PhpMyAdmin Tanpa Login cPanel

Untuk dapat mengakses Database tanpa harus login di cPanel maka Anda harus menginstal PhpMyAdmin di cPanel Anda. Untuk menginstalnya sangatlah mudah. Berikut panduannya:

1. Download versi PhpMyAdmin terbaru di SINI. Versi PhpMyAdmin terbaru saat ini kami merilis artikel ini adalah phpMyAdmin 4.6.4 sehingga kami mendownload file phpMyAdmin-4.6.4-all-languages.tar.gz.

2. Upload dan ekstraklah file PhyMyAdmin dengan format tar.gz tersebut di public_html Anda agar dapat diakses secara public.

Ekstrak Melalui cPanel

3. Ubahlah nama folder tersebut agar lebih mudah diingat misalnya dengan PhpMyAdmin.

rename-phpmyadmin

Selesai. Selanjutnya, Anda akan dapat mengakses PhpMyAdmin dengan melalui URL website Anda. Misalnya, jika Anda mengubah nama folder PhpMyAdmin tadi dengan PhpMyAdmin maka Anda dapat mengakses website Anda dengan URL:

http://domainanda.com/PhpMyAdmin

Cara Test Akses PhpMyAdmin Tanpa Login cPanel

Untuk memastikan PhpMyAdmin yang Anda buat tersebut bekerja atau tidak maka Anda dapat melakukan pengecekan dengan cara membuat user dan database melalui cPanel dan kemudian login dengan detil tersebut. Caranya:

1. Login di cPanel Anda dan kemudian buatlah user dan database di menu Database cPanel.

membuat-database

2. Pastikan Anda telah memberikan hak akses atau privilege user ke database yang Anda buat tersebut.

hak-akses

3. Langkah terakhir, silakan akses halaman PhpMyAdmin Anda http://domainanda.com/PhpMyAdmin dan kemudian gunakan login database tersebut untuk login.

login-phpmyadmin

Mudah bukan? Dengan begitu maka Anda dapat memberikan akses database MySQL ke developer atau tim Anda dengan tanpa harus login di cPanel.

Silakan memberikan bertanya melalui kolom komentar jika mengalami kesulitan. Kami akan mencoba memberikan solusi untuk Anda.


  • 1

Tutorial Cara Menggunakan Webuzo

Tutorial Cara Menggunakan Webuzo – Webuzo adalah single user kontrol panel untuk VPS yang sangat mudah digunakan yang memiliki banyak kelebihan sehingga sangat direkomendasikan untuk digunakan. Perbedaan mendasar antara Webuzo dan cPanel adalah jumlah user. Pada cPanel, Anda dapat membuat banyak user dan reseller dan masing-masing user tersebut memiliki cPanel.

Hal tersebut tidak dapat dilakukan di Webuzo karena Webuzo adalah single user kontrol panel dan hal inilah yang menjadi kelebihan termasuk kekurangan Webuzo dibandingkan cPanel. Dianggap sebagai kelebihan karena akan semakin ringan dan cepat sedangkan dianggap kekurangan karena hanya dapat digunakan untuk satu user.

Dengan menggunakan webuzo maka Anda dapat dengan mudah mengelola VPS layakanya seperti pada cPanel.

Pembahasan tentang Cara Install Webuzo, kelebihan dan kekurangan Webuzo dapat dilihat pada bahasan kami di Cara Install Webuzo. Secara default, webuzo akan menginstal Database MySQL, Php 5.5, Exim (sebagai mail server), FTP dan beberapa service penting lainnya. Namun, beberapa fungsi lain seperti web server (Apakah Apache atau Nginx) harus di install sendiri.

Pada konten ini kami akan membahas secara khusus cara menggunakan Webuzo serta fitur-fiturnya satu persatu. Siapkan segelah kopi dan pastikan untuk menyimaknya dengan baik 🙂

Cara Install Apache atau Nginx Webuzo

Apache dan Nginx adalah web server yang paling banyak digunakan saat ini. Webuzo menyediakan versi Apache dan Nginx serta web server lainnya yang telah di sesuaikan dengan versi Webuzo sehingga siap untuk digunakan tanpa melakukan banyak konfigurasi. Untuk menginstal Apache, maka Anda dapat melakukannya dengan mudah.  Lakukan pencarian dengan kata kunci Apache di Aplikasi yang disediakan webuzo dan klik apache.

install apache

Selanjutnya, Anda cukup klik Install untuk menyelesaikan proses instalasinya.

Install Apache

Anda dapat melakukan instalasi untuk Nginx dengan proses yang sama seperti saat instalasi Apache. Anda juga dapat memilih apakah akan menggunakan Apache atau Nginx sebagai web server melalui menu System Utilities.

Cara Membuat Nameserver Webuzo

Setelah webuzo terinstall pada VPS maka langkah selanjutnya adalah membuat Nameserver. Nameserver nantinya akan berfungsi untuk mengarahkan domain yang di addon atau ditambahkan di Webuzo. Ada banyak cara untuk mengarah domain ke VPS namun cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengupdate nameserver sehingga kita perlu membuat nameserver.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat nameserver pada Webuzo.

Login di Webuzo dan kemudian pilih Settings >> Webuzo Config dan perhatikan pada pengisian nameserver.

Sesuaikan nameserver tersebut dengan detil Anda. Misalnya:

Primary IP: Pastikan telah diisikan dengan IP VPS Anda
Primary Domain: idsysadmin.com
Nameserver 1: ns1.idsysadmin.com
Nameserver 2: ns2.idsysadmin.com

membuat nameserver di webuzo

Selanjutnya, Anda perlu membuat Child Nameserver. Panduan untuk membuat Child Nameserver dapat dicek pada artikel kami sebelumnya pada Membuat Child Nameserver.

note: IP pada Child Nameserver harus sesuai dengan konfigurasi di webuzo Anda.

Setelah konfigurasi nameserver selesai, maka Anda dapat menggunakan nameserver Anda di semua domain yang ingin Anda arahkan ke VPS dengan mengupdate nameserver tersebut.

Cara Addon Domain Webuzo

Jika nameserver berfungsi untuk mengarahkan agar domain yang menggunakan nameserver tersebut mengarah ke server VPS Anda maka fungsi Addon Domain berfungsi agar domain yang diarahkan tersebut memiliki record di server seperti virtual host dan DNS sehingga dapat menampilkan isi atau kontennya. Mudahnya, agar domain dapat diakses dengan baik maka kita perlu mengarahkannya dengan menggunakan nameserver dan memberikan response di sisi server atau VPS. Jadi, selain meng-update nameserver maka kita perlu melakukan Addon Domain.

Melakukan Addon Domain di Webuzo sangatlah mudah, Anda cukup memilih menu Add Domain dan masukkan domain Anda.

cara addon domain webuzo

Kemudian masukkan nama domain Anda.

addon domain idsysadmin

Setelah selesai, klik tombol Add Domain dan selesai. Domain Anda telah berhasil di Addon. Daftar domain Anda akan dapat dilihat di menu Manage Domains.

tips: Untuk menambahkan subdomain sama prosesnya dengan Addon Domain. Cukup ganti nama domain dengan subdomain Anda. Misalnya ingin menambahkan blog.idsysadmin.com maka cukup ganti idsysadmin.com dengan blog.idsysadmin.com

Cara Membuat Database MySQL Webuzo

Untuk membuat database MySQL maka silakan pilih menu Add Database dari panel Webuzo Anda.

Membuat Database MySQL

Selanjutnya, silakan masukkan nama database yang ingin dibuat dan klik create.

membuat database

Selanjutnya, Anda dapat membuat user database pada tab user Add User to Database dan memberikan hak akses atau privilege pada database tersebut.

hak akses database

hak akses remote mysql

Tips: Anda dapat melakukan remote database mysql webuzo dengan memilih menu Select Host saat memberikan hak akses database ke user database sesuai screen shoot di atas.

Cara Membuat Email Webuzo

Membuat Email di Webuzo sangatlah mudah karena Exim (mail server webuzo) telah secara otomatis terinstal secara default. Anda cukup memilih menu Email Account dan kemudian lengkapi form pembuatan akun email.

cara menggunakan webuzo - membuat akun email

Lengkapi form atau field pembuatan akun email

Membuat akun email di webuzo

Selesai. Daftar email yang telah dibuat akan ada dalam kolom Email User.

daftar akun email

Setelah akun email dibuat, maka Anda perlu menginstal dovecot sebagai kurir email Anda. Tanpa dovecot, maka Anda tidak dapat login di akun email yang baru Anda buat.

Untuk menginstal dovecot, silakan search atau cari dengan kata kunci dovecot pada daftar aplikasi webuzo dan kemudian klik install untuk instalasinya.

cari aplikasi dovecot webuzo
Setelah proses instalasi dovecot selesai, maka Anda dapat mencoba untuk login di webmail Anda dan melakukan ujicoba mengirim dan menerima email 🙂 . Secara default, webuzo memberikan squiremail sebagai webmail dan Anda dapat mengaksesnya dengan mengetikkan url IPVPSAnda/squirrel. Misalnya:

http://195.110.59.210:2002/squirrel/

Akses File Manager Webuzo

Salah satu keunggulan webuzo dibandinggkan kontrol panel VPS lain adalah ketersediaan File Manager di Webuzo. Meski tidak sebaik pada cPanel, namun fitur File Manager di webuzo dapat bekerja dengan baik dimana File Manager Webuzo menggunakan aplikasi pihak ketiga dari eXtplorer.

Untuk mengaksesnya, silakan klik menu File Manager pada tab Server Utilities.

Akses File Manager Webuzo

Jika Anda baru pertama kali mengakses menu tersebut maka Anda akan diminta memasukkan user dan password. Anda dapat memasukkan user dan password yang Anda gunakan untuk login webuzo (bukan user root). Jika lupa, Anda dapat meresetnya dari menu Change Password >> Set new Password for FIle Manager.

Change Password Webuzo

Change Password FTP

note: user dan password File Manager ini sama dengan user dan password FTP sehingga jika Anda mengubahnya, maka password FTP Anda akan ikut berubah.

Akses FTP Webuzo

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa user dan password FTP Webuzo adalah sama dengan user dan password file manager (dan jika belum diubah, ini akan sama dengan user dan password login webuzo) maka Anda dapat menggunakan username dan password File manager untuk loginnya. Sedangkan untuk host atau mesin atau url servernya, silakan gunakan IP VPS Anda.

Untuk mengakses FTP sendiri, kami menyarankan agar Anda menggunakan FileZilla. FileZilla dapat di download secara gratis di SINI .

Informasi cara pengisian detil login FTP webuzo pada FileZilla dapat dilihat pada screen shoot berikut:

detil login ftp filezilla webuzo

note: sangat direkomendasikan untuk menggunakan FTP daripada FileManager untuk editing dan upload file di Webuzo.

Jika Anda ingin membuat akun FTP lain untuk team Anda dan FTP tersebut hanya dapat mengakses direktori tertentu, maka Anda dapat membuat akun FTP tambahan pada menu Add FTP Account

Buat akun FTP Webuzo

Selanjutnya, isikan detail FTP baru tersebut termasuk hak akses path atau directory untuk akun FTP tersebut.

detil pembuatan akun ftp

Restart Service Webuzo

Seperti hal cPanel, Webuzo memungkinkan untuk melakukan stop, stat dan restart beberapa service utama di server seperti restart Apache, MySQL, Exim (mail server) dan lain-lain melalui panel Webuzo.

Untuk melakukannya, silakan pilih menu Services dan daftar service pada server akan muncul.

Services webuzo

Daftar service webuzo

Default Apps Webuzo

Pada versi berbayar Webuzo (Anda dapat mengorder Webuzo dengan harga yang sangat terjangkau di Niagahoster), maka Anda dapat menginstal beberapa web server (nginx, apache2 dan lain-lain), versi php (Php 5.4, Php 5.5, Php 5.6 dan Php 7) dan fitur berbayar lainnya dan kemudian memilih mana yang ingin digunakan serta menggantinya di kemudian hari dengan mudah.

Anda dapat melakukan hal ini dengan memilih menu Default Apps:

Default Apps

Dalam kasus ini, kami akan mengganti versi php 5.5 ke php 5.6 yang sebelumnya telah ter-install (cara instalasi aplikasi termasuk php, web server sama dengan proses instalasi Dovecot dan Apache di awal).

ubah versi php

Jika Anda menginstal apache2 dan nginx, maka daftar apache2 dan nginx akan muncul juga di menu Web Server dan Anda dapat mengubahnya juga hanya dengan sekali klik. Fitur ini belum pernah kami temukan sebelumnya di layanan lain termasuk cPanel sendiri 🙂 .

Kesimpulan

Dalam Tutorial Cara Menggunakan Webuzo ini kami sengaja membahas cara penggunaan fitur-fitur dasar webuzo sebagai single kontrol panel VPS untuk sebuah web server. Dari penjelasan tersebut kami berharap agar pembaca tidak takut untuk menggunakan VPS yang selalu direpotkan dengan SSH dan command line 🙂 . Webuzo sangat mudah digunakan untuk orang awam sekalipun.

Silakan memberikan feedback dan komentar atau bertanya jika masih ada yang tidak jelas.


  • 4
child nameserver

Membuat Nameserver dan Mengarahkan Domain VestaCP

Membuat Nameserver dan Mengarahkan Domain VestaCP – Setelah kontrol panel VestaCP terinstal dengan baik dan domain atau website telah ditambahkan, maka saatnya untuk mengarahkan domain atau website yang ditambahkan tersebut ke VPS VestaCP Anda. Ada beberapa cara untuk mengarahkan sebuah domain ke VPS di antaranya dengan menggunakan nameserver dan menggunakan DNS Management seperti A record dan lain-lain ke VPS tersebut.

Pada artikel ini, kami akan membahas tentang cara mengarahkan domain atau website ke kontrol panel VestaCP dengan menggunakan Nameserver dan DNS Management pada domain. Kami juga menyarankan agar Anda membaca Tutorial VestaCP untuk memastikan Anda tidak melewatkan langkah-langkahnya.

Cara Membuat Nameserver VestaCP

Ada dua (2) tahap yang harus dilakukan untuk membuat nameserver di antaranya adalah membuat Child Nameserver dan memastikan record nameserver di kontrol panel VPS VestaCP telah ditambahkan dan sesuai.

Membuat Child Nameserver

Child Nameserver adalah sebuah fitur pada domain yang memungkinkan seseorang atau pemilik domain tersebut untuk membuat nameserver sendiri dan dapat digunakan pada domain tersebut atau domain lainnya. Tanpa membuat Child Nameserver terlebih dahulu, maka secara otomatis Nameserver yang dibuat tidak akan dapat digunakan.

Untuk membuat child nameserver, Anda harus menggunakan fitur dari domain management. Jika Anda menggunakan Niagahoster, hal ini dapat dilakukan melalui menu Produk & Layanan >> Kelola pada domain Anda >> Child Name. Pada contoh ini, kami akan membuat child name ns1.idsysadmin.com dan ns2.idsysadmin.com dengan IP VPS 195.110.58.207.

Untuk itu, kami menambahkan record child nameserver berikut:

ns1.idsysadmin.com 195.110.58.207
ns2.idsysadmin.com 195.110.58.207

child nameserver

Setelah selesai, nameserver tersebut telah dapat digunakan di domain-domain lain, tetapi domain yang menggunakan nameserver tersebut belum akan mengarah ke server VPS Anda jika belum di lakukan Addon atau ditambahkan ke VestaCP Anda dan record NS tersebut telah ada (Baca: Cara Melakukan Addon Domain VestaCP).

Tambahkan Record (NS) Nameserver VestaCP

Agar domain yang menggunakan nameserver Anda (dalam contoh ini ns1.idsysadmin.com dan ns2.idsysadmin.com), maka Anda harus melakukan Melakukan Addon Domain VestaCP yang akan memakai nameserver tersebut dan memastikan record nameserver (NS) untuk ns1.idsysadmin.com dan ns2.idsysadmin.com sudah ada di domain Anda.

Untuk memastikan hal tersebut, silakan klik menu DNS >> List Records pada domain Anda

contoh nameserver

Jika ns tersebut berbeda, maka Anda harus menyamakannya melalui menu DNS >> Edit Pada domain yang ditambahkan dan kemudian pilih child-ns di kolom template:

child-ns id

Maksud dari konfigurasi ini adalah domain idsysadmin.com akan menggunakan nameserver dari domain utama yaitu idsysadmin.com sendiri dan bukan mengambil dari domain atau hostname utamanya karena akan menggunakan child. Selanjutnya, Anda dapat menggunakan ns1.idsysadmin.com dan ns2.idsysadmin.com pada menu name server idsysadmin.com agar domain idsysadmin.com mengarah ke VPS VestaCP.

Selesai. Setelah update server, maka Anda perlu menunggu maksimal 24 jam agar domain mengarah ke VPS. Proses ini disebut dengan pointing atau propagansi DNS.

Mudah bukan? silakan bagikan pengalaman Anda terkait dengan VestaCP atau memberikan komentar melalui form komentar yang kami sediakan. Kami akan membantu.